Rabu, 21 November 2012

Hubungan Matematika Dengan Ilmu Lain

Matematika berdasarkan etimologi berasal dari bahasa Yunani: μαθηματικά – mathēmatiká, adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola, merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari definisi-definisi yang bersesuaian. Matematika sendiri adalah ilmu murni yang merupakan ilmu yang mendasari berbagai macam ilmu lainnya, matematika diterapkan pada semua ilmu lain, baik dari ilmu yang bersifat pasti maupun tidak pasti, seperti dalam fisika untuk menghitung jarak, kecepatan, percepatan, daya, gaya, dan sebagainya. Maupun pada ilmu sastra dimana notasi jumlah digunakan sebagai ekspresi kuantitas serta digunakan pada keindahan gaya bahasa seperi sebait pantun yang harus berisi “empat” baris.
Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis telah menjadi kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis.
Matematika muncul pada saat dihadapinya masalah-masalah yang rumit yang melibatkan kuantitas, struktur, ruang, atau perubahan. Mulanya masalah-masalah itu dijumpai di dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan kemudian astronomi. Empat kebutuhan ini secara kasar dapat dikaitkan dengan pembagian-pembagian kasar matematika ke dalam pengkajian besaran, struktur, ruang, dan perubahan (yakni aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis).
Dalam matematika sendiri digunakan notasi-notasi sebagai perwujudan dari proses yang berjalan, sepert notasi angka dari nol hingga tak terbatas, notasi perhitungan seperti “+” atau untuk penjumlahan, “-” pengurangan, “/” pembagian, “x” perkalian, dan sebagainya.
Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja. Contohnya adalah :
Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang memiliki akal budi serta nafsu alamiah. Namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan tekhnologi, dan dengan ilmu pengetahuan manusia bisa meningkatkan taraf dan kemampuan hidup.
Karena nafsu alamiahnhya manusia merasa selalu tidak pernah puas, tidak diimbangi ketersediaan sumber daya yang terbatas keinginan manusia harus dikendalikan agar tidak menghabiskan sumber daya. Manusia pun mempunyai keinginan rasa ingin tahu, selalu mencoba mencari jawaban dengan mengandalkan pemikiran, pengamatan, dan penggunaan pengalaman . Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos .
Ilmu Alamiah terbentuk dari penginderaan, panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman. Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi. Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah. Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk.
Pembagian Ilmu Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan Sosial
Yakni ilmu pengetahuan yang membahas hubungan antara manusia sebagai mahluk sosial. Bagaimana huhubungan timbal balik antara seorang manusia dengan manusia lainnya atau mahluk lain. Ilmu Pengetahuan Sosial mencakup Antropologi, Etnologi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, dan sebagainya.
Ilmu Pengetahuan Alam
Yakni ilmu yang membahas tentang alam semesta, jagat raya, dan seluruh isinya. Tentang penciptaan nya serta teori-teori pengetahuan yang bersifat ilmiah, dalam pengembangannya. Ilmu Pengetahuan Alam mencakup Fisika, Kimia, Biologi, Geologi, Astronomi, Meteorologi, Geofisika, dan sebagainya.
Dalam pengembangan keduanya masih banyak halaman yang kosong untuk melengkapi kamus pengetahuan dimana pada masa ini manusia masih terikat pada lingkungan bumi, masih banyak ekspansi yang dapat dilakukan untuk mengisi halaman kosong tersebut. Asalkan masih ada rasa keingintahuan maka manusia masih memiliki kesempatan utuk melengkapinya.
Keterkaitan Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi

Dikarenakan Psikologi adalah ilmu terapan/turunan maka dapat dikatakan bahwa Matematika dan IAD (Ilmu Alamiah Dasar) adalah sebagai acuan terbentuknya cabang Ilmu Psikologi. Matematika digunakan dalam psikologi untuk ekspresi jumlah yang sering digunakan dalam melakukan percobaan yang berdasarkan data kuantitatif, serta Matematika berpengaruh sebagai pendamping ilmu psikologi dengan menyediakan ilmu statistika yang umum digunakan pada percobaan-percobaan psikologi.
Selain itu dapat kita ketahui ilmu psikologi mencakup berbagai macam aspek seperti biopsikologi dan psikologi faal yang berbasiskan Ilmu Pengetahuan Alam, dimana didalamnya dibahas susunan saraf dan otak manusia serta pengaruhnya kepada tindakan psikis. Selain itu didalamnya juga tercakup psikologi pendidikan, psikologi umum, dan pengembangan kreatifitas dan keberbakatan yang berbasiskan Ilmu Pengetahuan Sosial , dimana didalamnya dibahas kegiatan dan hubungan manusia serta pengaruhnya terhadap keadaan psikis seseorang. Serta didalamnya terdapat Psikologi perkembangan yang berbasis keduanya dimana dibahas proses perkembangan manusia berdasarkan nature atau faktor bawaan (gen) serta faktor nurture atau pola asuh dan reaksi lingkungan.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Matematika

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar